Program bayi tabung di Penang

Tahu kah Anda bahwa di rumah sakit Penang Malaysia adalah tempat dimana banyak masyarakat Indonesia mwngikuti program bayi tabung?

Waspada Jakarta akan Tenggelam

Jakarta teracam tenggelam. Mengapa demikian? Baca selengkap nya.

Daftar rumah sakit murah di Penang Malaysia

Inilah daftar rumah sakit murah di Penang yang sering di kunjungi masyarakat Indonesia.

Cara Mengatasi rambut rontok

Apakah Anda mempunyai masalah dengan rambut?. inilah tips jitu mengatasi rambut rontok dengan menggunakan metode alami

Penginapan Murah di Penang

Daftar Hotel murah di dekat pantai Gurney Penang dan penginapan murah murah di dekat Rumah sakit Penang Malaysia

Saturday, July 25, 2015

penginapan murah di kuala lumpur

hotel murah dekat menara kembar kuala lumpur



Apakah anda sedang mencari penginapan murah dekat KLCC Kuala Lumpur?. Kami menyediakan akomodasi di sekitar menara kembar Kuala Lumpur ( KLCC) dengan harga yang murah namun fasilitas sangat lengkap. Penginapan kami jenis apartemen 41 lantai. Nama penginapan kami adalah Parkview Apartment. Alamat kami berada di Jalan Cangkat Perak, Kuala Lumpur.

Apartemen Parkview lokasinya sangat strategis berada di jantung kota Kuala Lumpur sehingga mudah di akses dari segala arah. Penginapan kami juga dekat dengan Bangunan Menara kembar KLCC, dibutuh kan waktu 5 menit saja berjalan kaki menuju KLCC. Disekitar kawasan apartemen Parkview juga terdapat banyak restoran yang buka 24 jam, dekat dengan station LRT, juga dekat dengan Mall terkenal di Kuala Lumpur seperti Pavilion, Bukit Bintang Plaza, Sungai Wang Plaza.

Wednesday, July 22, 2015

Apa itu operasi bypass jantung

pengertian operasi jantung bypass
Operasi bypass jantung disebut juga sebagai operasi Coronary Artery Bypass Graft (CABG). Operasi bypass jantung merupakan salah satu penanganan operatif pada Penyakit Jantung Koroner (PJK), yaitu penyakit penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah nadi (arteri) koroner jantung, dengan cara revaskularisasi (membuat saluran baru) melewati arteri koroner yang mengalami penyempitan atau penyumbatan sehingga terdapat aliran darah baru yang membawa oksigen dan nutrien lain ke otot jantung. Saluran baru yang dibuat dapat berasal dari arteri (pembuluh darah nadi) atau vena (pembuluh darah balik) yang sehat dari tubuh bagian lain, yang nantinya dicangkokkan/dihubungkan ke arteri koroner yang menyempit atau tersumbat.


Perlu diketahui, tidak semua pasien yang menderita PJK memerlukan operasi bypass jantung, hanya pasien-pasien yang terpilih saja. Penderita PJK yang diperbolehkan untuk dilakukan operasi bypass jantung adalah penderita PJK yang sudah mengubah pola hidupnya menjadi baik, yang sudah diterapi dengan obat-obatan hingga dosis maksimal, dan bukan merupakan kandidat yang baik untuk menjalani operasi angioplasti (atau disebut juga Percutaneous Transluminal Angioplasty (PTCA), yaitu operasi pada arteri jantung dimana pada pembuluh darah yang menyempit dan tersumbat itu dimasukkan suatu balon sehingga arteri yang tersumbat tersebut mengembang.

Kadangkala, operasi angioplasti juga dilanjutkan dengan operasi bypass jantung untuk lebih meningkatkan aliran darah arteri koroner jantung), serta yang masih terdapat gejala-gejala PJK, seperti nyeri dada sebelah kiri yang menjalar. Syarat lainnya untuk dilakukan operasi bypass jantung adalah terdapat banyak penyempitan atau penyumbatan pada cabang arteri koroner.


Menurut Asosiasi Jantung Amerika (American Heart Association), pada tahun 2004, terdapat sebanyak 427.000 operasi bypass jantung yang dilakukan di Amerika Serikat, dan merupakan salah satu jenis operasi yang paling sering dilakukan. Operasi bypass jantung telah menunjukkan perkembangan yang baik, yaitu bertambahnya masa kelangsungan hidup yang bersifat jangka panjang pada pasien-pasien di atas.


Operasi ini biasanya memakan waktu 3-6 jam. Pasien akan menerima anestesi umum dan tidur selama operasi. Selama operasi, tulang dada dan rusuk akan dibuka untuk mempermudah akses ke jantung. Pada saat operasi, detak jantung akan dihentikan, lalu suhu jantung didinginkan, sementara itu, cairan pengawet disuntikkan pada arteri jantung. Proses ini bertujuan untuk meminimalisasikan kerusakan yang diakibatkan oleh penurunan aliran darah selama operasi.

Lalu, sirkulasi darah dan fungsi pernapasan akan diambil alih oleh mesin, yaitu mesin jantung-paru (dari paru-paru pasien ke mesin jantung) yang disambungkan ke tubuh pasien agar didapatkan darah yang kaya oksigen dan untuk menjaga darah dan oksigen tetap mengalir menuju organ-organ tubuh selama operasi. Aorta (pembuluh darah utama tubuh yang mengalikan darah dari jantung ke organ-organ tubuh) akan diklem/dijepit selama operasi bypass jantung agat tidak mengalirkan darah selama operasi berlangsung sehingga darah yang kaya oksigen dialirkan melalui mesin jantung-paru ke organ-organ tubuh.

Kadang, beberapa penyumbatan atau penyempitan dapat di-bypass dalam satu operasi. Metode ini disebut sebagai Traditional Coronary Artery Bypass Grafting, yang paling banyak digunakan. Pada jaman sekarang, operasi bypass jantung dapat dilakukan tanpa menggunakan mesin jantung-paru, sehingga jantung masih tetap berdetak. Metode ini dikenal dengan Off-Pump Coronary Artery Bypass Grafting atau Beating Heart Bypass Grafting. Metode ini meminimalisasikan komplikasi yang dapat terjadi ketika mesin jantung-paru digunakan dan dapat mempercepat waktu penyembuhan.

Terdapat satu lagi metode terbaru yang mirip dengan metode kedua dalam operasi bypass jantung, yaitu Minimally Invasive Direct Coronary Artery Bypass Grafting. Metode ini hanya memotong sedikit bagian dada pasien (menginvasi secara minimal) dan biasanya digunakan bila pembuluh darah yang tersumbat itu berada di depan jantung dan tempat sumbatan hanya berada pada satu arteri koroner. Karena masih baru, maka prosedur ini masih sedikit dipraktikkan.


Pembuluh darah cangkokan yang sering digunakan dalam operasi bypass jantung adalah vena saphena yang terdapat pada tungkai bawah. Vena tersebut dicangkok dan dijahit ke arteri koroner melewati bagian yang menyempit atau tersumbat. Bagian akhir dari vena tersebut dilekatkan pada aorta. Peranan vena tersebut dalam memperdarahi tungkai bawah akan diganti dengan vena-vena kecil yang terdapat pada tungkai bawah tersebut.

Selain vena saphena, pada zaman sekarang, juga dapat digunakan arteri mamaria internal kiri yang terdapat pada dinding dada. Arteri ini dipisahkan dari dinding dada dan dihubungkan dengan arteri koroner dan/atau salah satu cabang arteri koroner yang tersumbat. Kelebihan menggunakan arteri mamaria internal kiri ini adalah penggunaannya dapat lebih lama. Sedangkan kekurangannya adalah arteri memiliki panjang yang terbatas, dan hanya dapat digunakan pada sumbatan atau penyempitannya yang dekat. Selain itu, kekurangan yang lain adalah dapat memperlama operasi bypass jantung karena akan dibutuhkan waktu tambahan untuk memisahkan arteri tersebut dari dinding dada. Oleh sebab itu, arteri ini tidak dapat digunakan pada operasi-operasi bypass jantung yang bersifat darurat. Sekarang ini, diketahui juga dapat digunakan pembuluh darah dari tempat lain, misalnya tungkai atas.


Setelah operasi, pasien biasanya ditempatkan pada ruang ICU (Intensive Care Unit) agar dapat dipantau dengan ketat fungsi jantung dan tanda-tanda vitalnya selama 1-2 hari. Hampir 25% pasien dapat mengalami gangguan ritme jantung dalam 3 atau 4 hari setelah operasi bypass jantung. Hal ini diakibatkan oleh trauma operasi pada jantung. Namun, sebagian besar gangguan ritme ini dapat berespon baik dengan terapi obat-obatan yang dapat mencapai satu bulan. Sekitar 5% pasien membutuhkan perhatian ketat dalam 24 jam karena risiko perdarahan setelah operasi.

Ketika pemantauan ketat tidak diperlukan lagi, biasanya dalam waktu 2-3 hari setelah operasi, pasien akan dipindahkan ke unit perawatan transisi. Rata-rata waktu rawat inap pasien yang menjalani operasi bypass jantung sekitar 3-8 hari. Jahitan dilepaskan dari dada atau dari tungkai bawah (jika menggunakan vena saphena) sekitar 7-10 hari setelah keluar dari rumah sakit. Pasien dapat sembuh total sekitar 4-6 minggu. Pasien dapat kembali bekerja sekitar 1-2 bulan setelah operasi.


Komplikasi yang dapat terjadi setelah operasi bypass jantung adalah infeksi luka dan perdarahan, reaksi anestesi, demam, dan nyeri. Oleh sebab itu, pasien disarankan untuk mengontrol luka pasca operasinya. Sedangkan reaksi lainnya, umumnya bersifat ringan dan dapat menghilang sendiri, tapi beberapa pasien ada yang sampai berkembang menjadi parah, seperti stroke, sehingga dibutuhkan pengobatan dan tata laksana lebih lanjut. Kematian setelah operasi bypass jantung dapat menjadi komplikasi operasi bypass jantung, yang terjadi sebanyak 3-4%.

Kematian lebih banyak disebabkan oleh serangan jantung setelah operasi. Risiko komplikasi dan kematian dapat meningkat pada usia di atas 70 tahun, penderita yang mempunyai otot jantung yang lemah, penyakit sumbatan arteri koroner utama kiri, diabetes, penyakit paru-paru kronik, dan penyakit ginjal kronik. Risiko kematian lebih tinggi pada wanita, disebabkan lebih seringnya wanita yang melakukan operasi bypass jantung adalah wanita berusia tua dan wanita mempunyai diameter arteri koroner yang lebih kecil daripada pria, yang menyebabkan operasi menjadi lebih lama dan sulit. Namun, risiko wanita untuk menderita PJK sekitar 10 tahun lebih lama daripada pria karena wanita mempunyai hormon yang melindungi pembuluh darah selama masih menstruasi.


Namun, seperti yang sudah diutarakan sebelumnya, hasil operasi bypass jantung biasanya mengagumkan. Sebanyak 85% pasien yang dioperasi mengakui bahwa gejala PJK dan risiko untuk mendapat serangan jantung kembali menjadi berkurang, dan risiko kematian dalam 10 tahun setelah operasi menjadi menurun. Hanya sedikit pasien yang mendapatkan sumbatan kembali pada pembuluh darah cangkokan dalam 2 minggu pertama setelah operasi karena bekuan darah. Bekuan darah yang terdapat pada pembuluh darah cangkokan biasanya karena terseretnya darah keluar dari arteri kecil yang berhubungan dengan pembuluh darah cangkokan. Sebanyak 10% pasien mengalami hal tersebut antara 2 minggu sampai 1 tahun setelah operasi.

Terapi medikamentosa, berupa aspirin, dapat menurunkan sumbatan tersebut sebanyak 50%. Pembuluh darah cangkokan juga dapat tersumbat setelah 5 tahun akibat proses dari dalam pembuluh darahnya, yang berupa pembentukan jaringan ikat akibat operasi dan aterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah). Operasi bypass jantung ulangan kadang diperlukan, namun komplikasinya dapat lebih besar daripada operasi sebelumnya.


Setelah operasi bypass dilakukan, pasien harus memperhatikan beberapa hal, yaitu:


– Karena peranan vena saphena diganti dengan vena-vena kecil, maka akan timbul pembengkakan pada sisi bersangkutan. Pasien disarankan untuk menggunakan kaus kaki atau stocking yang elastis selama 1-6 hari setelah operasi dan mengangkat tungkai bawah sisi bersangkutan ketika duduk. Pembengkakan ini biasanya akan hilang sekitar enam sampai delapan minggu.


Penyembuhan tulang dada memakan waktu sekitar 6-8 minggu dan ini akan membuat pergerakan tubuh pasien menjadi terbatas. Pasien disarankan untuk tidak mengangkat atau menarik barang lebih dari 5 kilogram atau melakukan aktivitas-aktivitas berat selama proses penyembuhan. Pasien juga disarankan untuk tidak melakukan aktivitas yang bersifat mengerak-gerakkan dada atau yang membuat dada menjadi terbebani, seperti bersin atau batuk dengan keras, mengendarai kendaraan bermotor atau melakukan hubungan seksual selama 4-8 minggu pertama untuk menghindari luka pada dada.


– Pasien juga dianjurkan untuk mengubah pola hidupnya menjadi sehat untuk menurunkan kemungkinan mendapatkan PJK kembali, seperti berhenti merokok, menurunkan berat badan, diet rendah lemak, mengontrol tekanan darah dan kadar gula darah, dan kolesterol.


– Pasien juga dianjurkan untuk rutin memonitor keadaan pembuluh darah cangkokannya agar masalah pada pembuluh darah cangkokan dapat diketahui lebih dini.


– Pasien juga diharapkan untuk rutin mengontrol keadaan luka pasca operasi, baik pada dada maupun tungkai bawah (jika digunakan vena saphena) agar tidak terjadi infeksi.


– Pasien juga dapat mengalami nyeri otot pada bahu dan punggung atas, lemas, perubahan mood atau depresi, sulit tidur, kehilangan nafsu makan, dan konstipasi. Namun semua keluhan ini akan hilang 6-12 minggu kemudian. Terdapat studi yang mengatakan bahwa jika dalam operasi digunakan mesin jantung-paru, diduga pasien juga dapat mengalami hilang ingatan dan perubahan lainnya, seperti sulit berkonsentrai atau berpikir. Perubahan ini lebih banyak terjadi pada pasien yang sudah tua, yang mempunyai penyakit tekanan darah tinggi atau penyakit paru-paru, yang sering minum minuman beralkohol. Namun, keluhan ini akan membaik dalam beberapa bulan setelah operasi.


– Akan dilakukan uji latihan rutin yang dilakukan sejak empat sampai enam minggu setelah operasi dan hasilnya akan menandakan untuk dimulainya program rehabilitasi jantung. Program rehabilitasi tersebut terdiri dari program latihan selama 12 minggu yang meningkat secara bertahap, dimana latihan dilakukan selama satu jam, tiga kali seminggu.



Sumber: http://www.tanyadok.com/artikel-kesehatan/apa-itu-operasi-bypass-jantung

Sunday, July 12, 2015

Cara berobat di Loh guan lye penang


Apakah Anda ingin berobat ke Loh guan lye Penang?.Tetapi belum tau harus bagaimana memulai nya?. Jangan kuatir disini Anda akan mendapatkan informasi mengenai cara berobat di Loh Guan Lye Penang terutama bagi Anda yang ingin Medikal Check Up di RS Loh Guan Lye Specialist Centre Penang. Jika Anda ingin mengetahui informasi mengenai program Bayi Tabung di RS Loh Guan Lye Penang silahkan baca Artikel nya melalui link berikut ini http://rumahsakitmurahpenang.blogspot.my/2015/11/program-bayi-tabung-dr-devindran.html

Untuk Anda yang ingin melakukan Medical Check Up di RS Loh Guan Lye bisa membaca Artikel ini sampai selesai. Perlu di ketahui jika Anda ingin melakikan Medical Check up maka di haruskan puasa selama 8 jam sebelum proses check up di mulai.

Rumah sakit Loh Guan Lye specialist Centre Penang menyediakan berbagai paket kesehatan dengan harga yang murah dengan kualitas pelayanan yang profesional. Berikut ini salah satu paket kesehatan untuk Check Up di Loh Guan Lye Penang.

Medical check up meliputi:
  • Pemeriksaan fisikal oleh Spesialis Penyakit Dalam ( Internis)
  • Elektrokardiogram (EKG)
  • Rontgen ( X-Ray ) Paru
  • USG bagian atas Perut

Saturday, July 11, 2015

Penginapan murah dekat loh guan lye


Apakah Anda akan berobat ke rumah sakit Loh Guan Lye dan rumah sakit Island di Penang, Malaysia?. Kami menyediakan penginapan didekat Rumah sakit Loh guan lye dan penginapan murah dekat Rumah sakit Island khusus untuk pasien dari Indonesia. Lokasi kami jarak nya sangat dekat dengan kedua rumah sakit tersebut. Jalan kaki menuju Hospital Loh Guan Lye hanya 5 menit dan menuju Hospital Island hanya 10 menit.